Senin (30/3/2026) berlangsung Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2026 yang dipimpin oleh jajaran Bappeda bersama OPD teknis terkait. Kegiatan ini dihadiri perwakilan dari Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Pertanian, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta 6 Kecamatan yang ada di Kota Prabumulih termasuk Kecamatan Prabumulih Selatan yang turut berperan dalam mendukung intervensi penurunan stunting di Kota Prabumulih.
Dalam pemaparan awal, Bappeda menyampaikan perkembangan data prevalensi stunting terbaru beserta pemetaan wilayah prioritas yang menjadi fokus intervensi tahun 2026. Dinas Kesehatan juga menyampaikan evaluasi pelaksanaan program gizi, capaian layanan kesehatan ibu dan anak, serta sejumlah kendala pelaksanaan yang memerlukan penguatan koordinasi dengan OPD lainnya.
Rapat ini membahas penyelarasan program kerja OPD agar selaras dengan target percepatan penurunan stunting, mencakup penguatan intervensi gizi spesifik dan sensitif, edukasi keluarga berisiko, peningkatan ketahanan pangan, hingga pemenuhan sanitasi dan peningkatan kualitas lingkungan permukiman yang menjadi bagian dari peran Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Melalui koordinasi ini, seluruh peserta menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi lintas sektor. Hasil pembahasan menjadi dasar penyusunan langkah tindak lanjut yang lebih terarah, terukur, dan terintegrasi dalam pelaksanaan program penurunan stunting sepanjang tahun 2026.


